Selasa, 26 November 2013

Opini Tentang Penyadapan

Penyadapan australia terhadap indonesia sangat memperihatinkan dan patut kita sesali, bobroknya keamanan negara kita. menjadi PR besar bagi kita semua untuk membenahi keamanan negara kita dari bidang apapun. penyadapan itu tidak akan bisa di lakukan jika keamanan kita baik dan tanpa perantara orang dalam atau orang yang menjual negaranya sendiri.
Sikap Presiden kita di katakan sangat lamban mengatasi permasalah ini, seakan-seakan kasus ini tidak begitu serius. terbukti kita kasus ini mencuat ke permuakaan publik, Pak SBY mengambil tindakan dengan mengirim surat ke PM Australia beberapa hari setelah kejadian tersebut. Kasus di usiknya Negara kita oleh Negara lain bukan kali ini saja, tentunya kita masih ingat betul dalam benak kita, ketika Malaysa mengusik kita dengan mengaku budaya kita, seperti batik,reog dsb. 
Kalau sikap Presiden kita "Pak SBY" tetap seperti itu maka, tidak menutup kemungkinan negara kita tercinta Indonesia Raya ini, akan selalu di usik oleh Negara tetangga.
Namun, saya acungkan jempol untuk para hecker indonesia yang memberi peringantan terhadap pemerintah australia dengan cara menyerang balik situs-situs pemerintahan australia. meskipun tidak itu seharusnya tidak perlu di lakukan karena akan memperkeruh keadaan.
Setelah PM Australia membalas surat Presiden kita (SBY), rakyat indonesia tentunya menunggu dan ingin tau apa isi surat dan tindakan Pak SBY terhadap Australia. Namun, sangat di sayangkan dalam kutipan wawancara di sebuah stasiun tv swasta Jubir Presiden mengatkan "Surat itu tidak akan di publikasikan" ini pertanyan besar bagi kami (Rakyat Indonesia) dan sangat mengecewakan karena sebagai warga negara yang cinta RI, pastinya ingin tahu dan mengikuti perkembangan Negara ini.

NKRI Harga Mati.... !!!

Minggu, 24 November 2013

SBY Sudah Terima Surat Balasan dari PM Tony Abbott



Jakarta - Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott telah menulis surat balasan untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait isu penyadapan. Presiden yang tengah berada di Bali pun sudah menerima surat balasan itu.
“Tadi sekitar pukul 11.00 WIB atau 12.00 WIT,” kata juru bicara kepresiden Julian A Pasha kepada detikcom, Sabtu (23/11/2013).
Julian tidak tahu apa isi surat balasan dari Abbott tersebut. Presiden, lanjut Julian, tidak memberitahu informasi itu kepada dirinya.
Saat surat itu diterima, SBY ditemani oleh Mensesneg Sudi Silahahi dan Menlu Marty Natalegawa. Julian sendiri tidak bisa memastikan apakah isi surat itu juga akan disampaikan presiden kepada publik.
“Saya belum tahu soal itu,” kata Julian.
SBY memang telah mengirim surat kepada Tony Abbott untuk meminta penjelasan resmi terkait penyadapan yang dilakukan oleh intelijen negeri Kangguru tersebut terhadap sejumlah pejabat negara. (mok/ndr)

RI Hentikan Kerjasama, Ini Dua Kerugian Utama Australia



Indonesia mulai menurunkan derajat hubungannya dengan Australia setelah menarik duta besarnya dari Canberra. Pemerintah RI pun meninjau ulang seluruh kerjasama dengan Negeri Kanguru, termasuk di bidang pemberantasan terorisme yang selama ini berjalan amat baik.
Anggota Komisi Hukum DPR Eva Kusuma Sundari menilai langkah keras yang diambil Indonesia amat merugikan Australia, terutama di bidang penanganan terorisme yang selama ini menjadi perhatian utama Australia paska puluhan warganya tewas dalam tragedi Bom Bali 2002 dan 2005.
“Meskipun Australia memberikan bantuan pada Detasemen Khusus Anti-Teror 88, tapi mereka sangat butuh informasi dari RI. Jadi Indonesia tak perlu bernyali kecil,” kata Eva di Jakarta, Rabu 20 November 2013. Menurutnya, Australia bahkan bergantung pada Indonesia soal penanganan terorisme.
Eva berpendapat Indonesia sesungguhnya lebih ahli dalam hal pemberantasan terorisme, sebab Kepolisian RI sudah banyak menangani dan menangkap pelaku terorisme. “Di sini Australia hanya user, yang bergantung pada Indonesia untuk memperoleh informasi,” kata dia.
Selain soal terorisme, kerjasama dalam isu penyelundupan manusia juga kini dikaji ulang Indonesia. Padahal, ujar Eva, Australia sangat buruh Indonesia dalam menangani imigran gelap atau manusia peragu. “RI selama ini dipakai sebagai tanggul untuk menahan gelombang ribuan imigran yang hendak masuk ke Australia,” kata politisi PDIP itu.
Sebaliknya, Indonesia tak terlalu rugi bila menurunkan kualitas hubungannya dengan Australia. Dari segi bisnis, kata Eva, investor terbesar Indonesia masih berasal dari Jepang, Amerika Serikat, dan China. Oleh sebab itu pemerintah RI tak perlu khawatir.
“Jika impor daging dari Australia kita stop, itu bisa beralih ke India. Syukur apabila bisa menggenjot produksi dalam negeri. Realitanya RI tidak begitu bergantung pada Australia, tapi sebaliknya,” ujar Eva.
Secara terpisah, Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa mengatakan pemerintah Indonesia telah mulai menurunkan derajat kemitraannya dengan Australia. “Ini sudah kami lakukan. Australia pun mulai merasakannya. Ibarat keran air, Indonesia sudah mengecilkan kucurannya sedikit demi sedikit,” ujarnya.
Setiap langkah yang dilakukan pemerintah Indonesia, menurut Marty, dilakukan secara terukur sesuai dengan tanggapan dan sikap dari Australia. (umi)

Hacker Anonymous Indonesia Serang Australia







TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah kelompok hacker yang menamakan diri Anonymous Indonesia menulis di Twitter daftar lebih dari 100 situs Australia yang dibajak kelompok ini. Kelompok itu menyatakan telah melakukan aksi tersebut sebagai respons atas laporan kegiatan penyadapan oleh Australia.
Situs-situs itu dirusak dan menampilkan pesan "Stop Spying on Indonesia" atau "Berhentilah Memata-matai Indonesia". Kebanyakan situs yang diretas adalah situs kegiatan bisnis kelas bawah Australia dan diduga dipilih secara acak.
Sebelumnya dilaporkan, Kedutaan Besar Australia di Jakarta dimanfaatkan pemerintah Negeri Kanguru itu untuk memata-matai Indonesia. Sidney Morning Herald melaporkan kedutaan-kedutaan besar Australia di Asia juga menjadi bagian dari operasi Amerika Serikat.
Kabar ini membuat Indonesi berang. Duta Besar Australia untuk Indonesia pada Jumat, 1 November, sudah dipanggil Kementerian Luar Negeri untuk menjelaskan isu tersebut. Cina dilaporkan juga meminta penjelasan dari Amerika Serikat atas aksi Kedutaan Besar Australia itu.

Sementara itu, di Filipina, kelompok bernama Anonymous Philippines melalui Facebook mengatakan telah meretas situs-situs milik pemerintah Filipina dengan pesan untuk menggalang dukungan melawan penghapusan "pork barrel funds". Yang dimaksud "pork barrel funds" adalah perlindungan politis.
Dalam situs-situs tersebut, ada pesan berbunyi, "Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Namun ini langkah termudah kami untuk menyampaikan kepada Anda, saudara dan saudari yang sudah lelah atas kekejaman dan demokrasi yang salah, lelah dengan pemerintah dan politikus yang hanya memikirkan diri sendiri."
Skandal penyalahgunaan uang publik oleh pembuat kebijakan menjadi krisis terbesar Presiden Benigno Aquino sepanjang tiga tahun. Hal tersebut mencemari citra yang telah dibangun Aquino sebagai pemberantas korupsi serta reformis ekonomi.

Situs-situs milik pemerintah nasional maupun lokal serta situs Kedutaan Besar Filipina untuk Seoul juga turut diretas.
Dua pekan silam, sebuah video yang diunggah di Internet oleh seseorang yang menyatakan bagian dari Anonymous mengancam melumpuhkan infrastruktur pokok di Singapura. Aksi ini merupakan protes terhadap peraturan baru mengenai situs di sana.
Sebuah blog pro-pemerintah milik harian Strait Times pun diretas pada Jumat pagi pekan lalu. Selama beberapa saat, ada pernyataan mengenai protes soal cara harian itu melaporkan ancaman retasan. Harian tersebut melaporkan kasus ini kepada kepolisian.

Inilah Peta Fasilitas Penyadapan Australia

Dokumen yang dibocorkan Edward Snowden menunjukkan adanya sejumlah stasiun pemantauan yang ditempatkan oleh Australia untuk memonitor tetangganya di utara, termasuk Indonesia.
Sebagaimana dilaporkan ABC, Senin (18/11/2013), hasil penyadapan oleh intelijen Australia ini kemudian diserahkan kepada Amerika Serikat (NSA). Mantan pengamat spionase Profesor Des Ball mengatakan NSA menerima data intelijen dari empat fasilitas utama yang ditempatkan secara rahasia di Australia, sebagaimana tampak dalam peta yang ditandai titik berwarna biru.

Dalam peta itu juga tampak tanda berwarna merah yang menunjukkan lokasi kedutaan besar Australia dan perwakilannya. Penempatan fasilitas rahasia untuk mengawasi negara tetangga itu merupakan bagian dari program Xkeyscore yang hasil penyadapannya diserahkan kepada NSA .
Empat fasilitas tersebut adalah pertama, pangkalan Pine Gap di dekat Alice Springs, yang merupakan stasiun pengendalian satelit. Kedua, stasiun penyadapan milik Australian Signals Directorate (saat menyadap Presiden SBY namanya masih DSD, Defence Signals Directorate) yang ditempatkan di Kojarena di luar kota Geraldton di Australia Barat.
Ketiga, fasilitas di Shoal Bay di dekat Darwin. Keempat, sebuah fasilitas baru di Pangakalan Angkatan Laut Australia HMAS Harman di Canberra.
Selain empat fasilitas penyadapan itu, Australia masih memilik empat stasiun monitoring negara tetangga yang bisa juga digunakan untuk penyadapan. Yakni, di Pulau Cocos, Bamanga, Carbarlah, dan Bamaga.

Sumber: http://atjehlink.com/inilah-peta-fasilitas-penyadapan-australia/ 

Australia Memata-matai Indonesia Sejak Tahun 1954

Aktivitas spionase Indonesia terhadap Australia bukan hal baru. Hal itu diungkapkan oleh pengamat pertahanan Australia Philip Dorling dalam analisisnya di harian Australia The Sydney Morning Herald, 18 November 2013.
“Australia telah memata-matai Jakarta sejak lama. Kedutaan Australia di Jakarta adalah pos Badan Intelijen Australia yang pertama di luar negeri. Pos itu didirikan pada tahun 1954, dan Australia selalu menempatkan Indonesia pada prioritas utamanya,” kata Dorling.
Buku harian yang tak dipublikasikan milik salah satu Duta Besar Australia untuk RI, Sir Walter Crocker, menunjukkan bahwa Badan Intelijen Australia (Defence Signals Directorate) secara rutin memecah sandi rahasia diplomatik Indonesia sejak pertengahan tahun 1950.
Pada tahun 1960-an, Badan Intelijen Inggris (GCHQ) bahkan membantu DSD “membongkar” mesin sandi rahasia Hagelin buatan Swedia yang dipakai Kedutaan Indonesia di Canberra, Australia.
Tahun 1970, fasilitas radio DSD di Shaol Bay di luar Darwin, Australia, memantau komunikasi militer Indonesia. Dari hasil penyadapan itu, Australia memperoleh peringatan dini mengenai niat Indonesia menginvasi Timor Timur.
Tahun 1999, laporan rahasia DSD mengenai Indonesia dan Timor Timur bocor. Laporan itu menunjukkan intelijen Australia masih mempunyai akses luas terhadap komunikasi militer Indonesia, bahkan rakyat sipil di negeri itu. Oleh sebab itu pembakaran ibu kota Timor Timur, Dili, oleh tentara Indonesia pada September 1999 tidak lagi mengejutkan intelijen Australia.
Dorling mengatakan, setiap Perdana Menteri Australia sejak Robert Menzies telah sepenuhnya diberitahu mengetahui luas cakupan penetrasi DSD terhadap wilayah diplomatik Indonesia, militer RI, serta komunikasi sipil di negeri itu yang terus meningkat. Menzies menjabat sebagai PM Australia pada periode 1949-1966.
Hubungan Indonesia dan Australia berada di masa keemasan saat Paul Keating menjadi Perdana Menteri Australia. Keating mengambil langkah diplomatik jitu dengan mendekati langsung Presiden Soeharto yang saat itu berkuasa. Dengan kedekatan personal antara keduanya, Keating tahu betul arah pemikiran Soeharto atas diplomasi regional RI.
Ada alasan lain kenapa PM Keating mampu menjaga hubungan baik dengan Soeharto. Ia membagi informasi yang didapat intelijen Australia mengenai Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Ketika itu, DSD berhasil menyadap ruang kabinet Malaysia.
Aktivitas pengintaian yang dilakukan DSD terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, istrinya, dan sejumlah pejabat tinggi RI, menurut Dorling dilakukan untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai pandangan politik dan hubungan personal SBY. Semua itu diperlukan oleh analis intelijen dan pembuat kebijakan Australia.
Operasi penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Indonesia dilakukan dari fasilitas rahasia mereka yang berlokasi di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, dan merupakan bagian dari program intelijen ‘Lima Mata’ yang lebih luas dengan kode ‘STATEROOM.’ Kolaborasi intelijen ‘Lima Mata’ mencakup Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Kanada, dan Australia.
Operasi intelijen itu disebut bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai ancaman teroris. Namun mantan agen intelijen Australia mengatakan kepada media Australia, Fairfax, bahwa fokus penyadapan itu sesungguhnya menyasar data intelijen di bidang politik, diplomatik, dan ekonomi.
“Pertumbuhan pesat jaringan telepon seluler adalah berkah besar, dan elite politik di Jakarta amat cerewet. Mereka bahkan tetap mengoceh meski curiga disadap oleh intelijen mereka sendiri,” kata mantan agen intelijen Australia itu.
Pada akhirnya meskipun terbongkarnya spionase Australia terhadap Indonesia menyebabkan rasa malu yang teramat besar bagi Negeri Kanguru, Dorling menyimpulkan Australia tak akan berhenti melakukan aksi spionase.
Sementara itu, Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyatakan pemerintah manapun di dunia punya tugas utama melindungi negaranya dan mengedepankan kepentingan nasional. “Setiap pemerintah mengumpulkan informasi, dan mereka (Indonesia) pun tahu bahwa pemerintah negara lain melakukan hal serupa,” ujar Abbott.
Sebagai perdana menteri, Abbott harus memastikan keselamatan setiap warganya. “Itu sebabnya kami mengumpulkan informasi intelijen,” ujarnya. Namun Abbott menjamin informasi yang diperoleh Badan Intelijen Australia tak akan digunakan untuk hal buruk.
Apapun, Presiden SBY terlanjur murka. “Tindakan (penyadapan oleh) Amerika Serikat dan Australia jelas telah merusak kemitraan strategis dengan Indonesia sebagai sesama negara penganut sistem demokrasi. Indonesia menuntut Australia memberikan jawaban resmi yang dapat dipahami publik terkait isu penyadapan terhadap Indonesia,” kata SBY. (eh)

Sumber : http://atjehlink.com/australia-memata-matai-indonesia-sejak-tahun-1954/ 

Absensi Sidik Jari



Absensi Sidik Jari
Penggunaan teknologi di bidang absensi maupun sistem keamanan semakin meningkat dewasa ini. Hal ini dikarenakan efisiensi, efektifitas, dan skalabilitas teknologi jauh lebih tinggi dibanding sistem manual. Salah satu teknologi absensi yang handal dan populer adalah sistem absensi berbasis sidik jari (fingerprint). Sistem sidik jari lebih baik dibanding sistem kartu, baik kartu yang lebih kuno (punch card) ataupun kartu modern (proximity card). Sistem kartu lebih mudahdimanipulasi karena kartu yang dipakai tidak benar-benar mewakili identitas pemiliknya. Kartu bisa dibawa oleh siapa saja yang bukan pemiliknya.
Sedangkan sidik jari benar-benar dapat mewakili pemiliknya karena melekat pada si pemilik dan sulit dimanipulasi. Seperti kita ketahui, sidik jari telah menjadi tanda pengenal yang paling populer dan handal dalam dunia keamanan selama puluhan tahun. Bahkan dibanding sistem pengenal lain yang lebih kompleks, seperti retina mata, telapan tangan, atau sistem pengenal suara (voice recognizing), sistem sidik jari tetap jauh lebih ekonomis.
Sistem pengenal retina memang lebih akurat untuk tujuan-tujuan khusus,namun biaya implementasinya juga lebih besar. Disamping itu, dalam prakteknya sehari-hari sistem retina tidak praktis. Dengan demikian, sistem sidik jari menjadi pilihan yang paling tepat.
v  Berikut diuraikan manfaat dan keunggulan dari penggunaan sistem absensi
sidik jari ini diantaranya:
(a) Elegan, merupakan sistem absensi yang elegan dan praktis dibanding sistem manual, yang meminimalkan peran manusia, sehingga menghindarkan human error.
(b) Akurat, sidik jari adalah tanda pengenal yang akurat, yang telah digunakan selama puluhan tahun. Sistem pengenal sidik jari memiliki akurasi yang tinggi dibanding pengenal lainnya, misalnya telapak tangan (palm system), atau pengenal suara (voice recognizing).
(c) Securitas Tinggi, dibanding sistem kartu, baik yang kuno (punch card) dan yang modern (proximity card), sistem sidik jari memiliki resiko paling kecil untuk dimanipulasi. Hal ini karena sidik jari benar-benar mewakili identitas pemiliknya. Sedangkan sistem kartu mudah dimanipulasi karena sifat kartu yang bisa dibawa oleh orang yang tidak berhak.
(d) Ekonomis, sistem sidik jari jauh lebih ekonomis dibanding sistem pengenal lainnya seperti pengenal retina, telapak tangan, ataupun sistem pengenal suara.
(e) Skalabilitas Tinggi, satu perangkat absensi ini memiliki penyimpan data internal (built in) yang dapat menampung ribuan record (log transaksi) dan penggguna(sidik jari). Dalam artian tanpa bantuan komputer, sistem itu sendiri mampu menyimpan data yang lumayan besar. Selain itu, mesin absensi ini dapat bersifat multi sistem, dimana beberapa mesin absensi dapat dipasang secara bersamaan untuk menangani ruangan yang berbeda. Dengan demikian, kapasitasnya akan semakin besar.
(f) Terintegrasi dengan Sistem Perangkat Lunak, sistem absensi sidik jari memiliki perangkat lunak bawaan (built in) yang berfungsi untuk mengatur koneksi jaringan antara basis data dengan media penyimpan internal mesin, mengupload data pengguna ke mesin absensi, mendownload data absensi dari mesin ke komputer, mengolah data, dan mencetak laporan. Efektivitas Waktu, perubahan pertama ketika perusahaan anda menggunakan absensi sidik jari. Karyawan atau pengguna akan datang lebih tepat waktu beda dengan hari sebelum menggunakan absensi sidik jari. Dalam penggunaan absensi lebih cepat dari pada amano, barcode apalagi tanda tangan manual. Absensi sidik jari pada umumnya mempunyai kecepatan pambacaan <= 0.5 detik. Absensi sidik jari mempunyai tingkat akurasi yang tinggi. Dalam pendataan dapat terpusat dalam satu database. Dengan mesin absensi sidik jari data dapat terpusat walau diluar kota tanpa menunggu terlalu lama karena dalam pembuatan laporan kita tidak perlu repot merekap manual satu persatu. Dengan faktor ini kita bisa meningkatkan produktifitas berdasarkan kedisiplinan.
v  Kekurangan Absensi Sidik Jari
Sensor sidik jari tidak bisa mengenali jari yang basah. Untuk karyawan yang tangannya sering berkeringat,akan sedikit kesulitan saat absensi. Umumnya dengan membersihkan jari, sudah cukup mengatasi masalah ini. Saat jari basah discan, maka bercak air akan menganggu pola sidik jari sehingga tidak bisa dikenali pola sidik jari tersebut.
Tehnik pembacaan sidik jari
Scanning sidik jari dilakukan dengan alat elektronik (dalam hal ini mesin absensi sidik jari). Hasil scanning lalu disimpan dalam format digital pada saat registrasi atau enrollment atau pendaftaran sidik jari. Setelah itu, rekaman sidik jari tersebut diproses dan dibuatkan daftar pola fitur sidik jari yang unik. Pola fitur sidik jari yang unik tersebut kemudian disimpan dalam memory atau database. Pola sidik jari yang unik ini disebut dengan istilah minutiae. Pada saat identifikasi, pola minutiae tersebut kemudian dicocokkan dengan hasil scan sidik jari.
Alat absensi sidik jari maupun sensor sidik jari yang digunakan untuk keperluan lain seperti akses kontrol mempunyai beberapa tehnik pembacaan sidik jari. Tehnik pembacaan sidik jari oleh mesin absensi sidik jari tersebut antara lain :

1. Optis
Dengan tehnik ini, pola sidik jari direkam atau discan dengan menggunakan cahaya. Alat perekam (fingerprint scanner) yang digunakan adalah berupa kamera digital. Tempat untuk meletakkan ujung jari disebut permukaan sentuh (scan area). Di bawah scan area, terdapat lampu atau pemancar cahaya yang menerangi permukaan ujung jari. Hasil pantulan cahaya dari ujung jari ditangkap oleh alat penerima yang selanjutnya menyimpan gambar sidik jari tersebut ke dalam memori.
Kelemahan metode ini adalah hasil scanning sangat tergantung dari kualitas sidik jari. Jika kualitas sidik jari miskin (poor) atau luka, maka kualitas hasil pembacaan akan tidak bagus. Kelemahan lain adalah tehnik ini bisa diakali dengan jari palsu. Tapi tehnik ini mempunyai keuntungan mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya yang mahal.
2.  Ultra Sonik
Tehnik ini hamper sama dengan tehnik yang digunakan dalam dunia kedokteran. Dalam tehnik ini, digunakan suara berfrekuensi sangat tinggi untuk menembus lapisan epidermal kulit. Suara frekuensi tinggi tersebut dibuat dengan menggunakan transducer piezoelectric. Setelah itu, pantulan energi tersebut ditangkap menggunakan alat yang sejenis. Pola pantulan ini dipergunakan untuk menyusun citra sidik jari yang dibaca. Dengan cara ini, tangan yang kotor tidak menjadi masalah. Demikian juga dengan permukaan scanner yang kotor tidak akan menghambat proses pembacaan.
3.  Kapasitans
Tehnik ini menggunakan cara pengukuran kapasitant untuk membentuk citra sidik jari. Scan area berfungsi sebagai lempeng kapasitor, dan kulit ujung jari berfungsi sebagai lempeng kapasitor lainnya. Karena adanya ridge (gundukan) dan valley (lembah) pada sidik jari, maka kapasitas dari kapasitor masing-masing orang akan berbeda. Kelemahan ini adalah adanya listrik statis pada tangan. Untuk menghilangkan listrik statis ini, tangan harus digrounding.
4.  Thermal
Tehnik ini menggunakan perbedaan suhu antara ridge (gundukan) dengan valley (lembah) sidik jari untuk mengetahui pola sidik jari. Cara yang dilakukan adalah dengan menggosokkan ujung jari (swap) ke scan area. Bila ujung jari hanya diletakkan saja, dalam waktu singkat, suhunya akan sama karena adanya proses keseimbangan.

Teknik penyimpanan pada mesin absen sidik jari.
Setelah proses registrasi atau pendaftaran sidik jari pada mesin absensi sidik jari,atau mesin sidik jari yang difungsikan untuk fungsi lain, maka citra atau pola sidik jari akan disimpan. Dalam proses penyimpanan citra atau pola sidik jari , terdapat beberapa teknik penyimpanan antara lain,
1.      Data sidik jari disimpan di dalam perangkat alat absensi sidik jari.
Cara ini disebut sabagai pendapat desentralisasi. Biasanya terjadi pada mesin sidik jari tipe standalone, yakni mesin sidik jari yang dalam pengoperasiannya bisa berjalan tanpa harus terhubung dengan komputer. Data akan tersimpan pada memori yang ada pada mesin.
Keuntungan metode ini adalah adanya kecepatan dalam proses pencocokan serta mesin absensi sidik jari bisa diletakan di tempat yang jauh dari computer. Kelemahannya dalah kapasitas yang terbatas sesuai dengan besar memori yang disediakan oleh mesin.
Saat ini sudah tersedia mesin absensi sidik jari yang mampu menampung sampai 5000 sidik jari atau lebih.
2.      Data sidik jari disimpan pada database di computer.
Cara ini disebut sebagai cara sentrilisasi. Biasanya digunakan pada alat sidik jari tipe online atau yang harus terhubung dengan computer. Data sidik jari yang harus diregistrasi akan langsung disimpan pada database yang ada pada harddisk computer.
Keuntungan cara ini adalah kapasitas penyimpanan yang sangat besar, sesuai dengan kapasitas harddisk komputer. Kelemahannya adalah proses identifikasi yang agak lambat dan wajib adanya computer dalam pengoperasiannya.
3.      Data sidik jari disimpan pada kartu pemilik.
Cara ini juga disebut sebagai desentralisasi. Data sidik jari akan disimpan pada kartu sang pemilik. Pertama kali sidik jari harus diregistrasikan ke mesin, kemudian data sidik jari tersebut akan ditulis oleh mesin sidik jari ke kartu tertentu, misalnya mifare card. Proses verifikasi dilakukan menggunakan kartu yang telah ada data sidik jari tersebut.
Dalam kondisi banyaknya sidik jari yang tersimpan, mka prose verifikasi akan memakan waktu yang lama. Untuk mengurangi waktu pencarian,maka tersedia beberapa cara mengurangi waktu verifikasi tersebut. Antara lain:
1.      Menggunakan metode one to one
Metode ini mengharuskan si pemilik atau karyawan mengetikan no.id terlebih dahulu baru kemudian meletakan sidik jarinya di alat absen sidik jari. Dengan cara ini, mesin absensi sidik jari akan hanya mengecek citra sidik jari milik no.id tersebut
2.      Mengelompokannya ke dalam grup.
Pengguna atau karyawan yang terdaftar pada alat atau mesin sidik jari dikelompokan berdasarkan kelompok-kelompok dengan cara ini mesin absensi sidik jari hanya akan mencari sidik jari yang ada dalm kelompok karyawan yang bersangkutan.
3.      Sidik jari dikelompokan ke dalam tipe sidik jari.
Dalam hal ini mesin absensi sidik jari akan mengelompokan sidik jari ke dalam kelompok menurut tipenya, yaitu whorl, right loop, arch, tented arch dll. Selain itu juga berdasarkan banyaknya ridge yang muncul dalam empat arah dari nol derajat, 45 derajat, 90 derajat dan 135 derajat.